Ultimate magazine theme for WordPress.
BTC
$12,968.11
+0.63%
ETH
$412.53
-0.23%
LTC
$56.06
+0.74%
DASH
$72.78
-2.19%
XMR
$125.73
+1.06%
NXT
$0.01
0%
ETC
$5.74
-2.47%
DOGE
$0.00
-0.19%
ZEC
$62.67
-2.08%
BTS
$0.02
DGB
$0.02
XRP
$0.26
-0.74%
BTCD
$32.58
PPC
$0.22
CRAIG
$0.00
XBS
$0.03
XPY
$0.06
PRC
$0.01
YBC
$1,224.45
DANK
$0.00

Arsenal Kian Terpuruk – Kalah Lagi Melawan Brighton

46

beritabolaharian.com – Arsenal kembali menelan kekalahan dini hari tadi kala menjamu Brighton yang notabene-nya tim papan bawah di Liga Primer Inggris. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu.

The Gunners yang tampil didampingi manajer sementara Freddie Ljungberg kembali keok pada laga perdananya memimpin. Tercatat Arsenal gagal membukukan clean sheet dalam 11 laga terakhir mereka. Hal ini sangat mengecewakan, lantaran tim ini terkenal akan sisi pertahanan mereka yang kokoh sejak dahulu.

Selain itu mereka telah gagal meraih kemenangan dalam 9 pertandingan terakhirnya di semua ajang. Sekarang posisi mereka jatuh hingga memecahkan rekor terburuk mereka sepanjang sejarah klub.

Alexandre Lacazette menyumbangkan satu buah gol pada pertandingan tersebut yang juga merupakan penampilan ke-100-nya bersama Arsenal. Gol tersebut tercipta melalui sundulannya setelah mereka tertinggal satu gol pada babak pertama.

Dengan kedudukan 1-1 tersebut terjadi insiden yang membuat frustasi Ljungberg dan timnya, ketika gol yang dicetak David Luis di anulir setelah pengecekan VAR (Virtual Assistant Referee) dan menyatakan bahwa posisinya offside sebelum gol.

Disaat keadaan The Gunners sedang kalut itulah Neal Maupay mencetak gol dan membawa pulang kemenangan bagi Brighton. Gol yang di assist oleh Aaron Mooy tersebut membuat mereka memecahkan rekor tanpa kemenangan mereka sejak 1977 dan kurang 10 poin dari kursi Liga Champions.

Bagaimana Selanjutnya Nasib Arsenal?

Arsenal yang saat ini menduduki peringkat ke10 di cemooh dengan sorakan “boo” dari para fans yang berada di stadion ketika mereka menuju ke ruang ganti. Dua belas tahun setelah penampilan terakhirnya bersama Arsenal sebagai pemain, Ljungberg diberikan kesempatan untuk menunjukkan pada fans bahwa di dalam Emirates ia mampu mengelola klub yang telah meraih 2 gelar Liga Primer Inggris dan 3 Piala FA.

Itu dimulai dengan baik, dimana sang manajer asal Swedia diberikan rasa hormat yang cukup oleh para fans, namun semua itu berubah drastis ketika Brighton yang telah menelan empat kekalahan beruntun pada laga tandangnya berhasil mengambil kontrol permainan.

Ljungberg mengeluarkan Shkodran Mustafi dari 18 nama pemain yang dibawanya bertanding setelah hasil seri pada minggu lalu melawan Norwich, namun Arsenal ternyata masih berantakan di lini belakang.

Sumber: BBC Sports

Leave A Reply

Your email address will not be published.