Ultimate magazine theme for WordPress.
BTC
$19,461.81
+4.96%
ETH
$606.70
+3.65%
LTC
$89.09
+12.15%
DASH
$112.82
+4.44%
XMR
$129.44
+4.51%
NXT
$0.01
0%
ETC
$6.85
+4.6%
DOGE
$0.00
-0.43%
ZEC
$80.24
+4.79%
BTS
$0.02
0%
DGB
$0.02
-1.26%
XRP
$0.65
BTCD
$48.89
PPC
$0.28
CRAIG
$0.00
XBS
$1.20
0%
XPY
$0.01
0%
PRC
$0.00
0%
YBC
$2,203.08
0%
DANK
$0.01

eSport Indonesia League (ESL Indonesia League) akan digelar akhir bulan ini

Langkah menuju eSport Asia Tenggara

2,524

Jakarta – Atlet-atlet Electronic Sport (eSport) kian bermunculan. Hal ini menandakan perkembangan yang baik bagi eSport di Indonesia. Semakin banyaknya turnamen nasional yang digelar merupakan pemicu kemunculan atlet yang kian meningkat. Selain prestasi, hadiah berupa uangnya juga sangat menggiurkan. Nilai fantastis hingga miliaran rupiah dipersiapkan sebagai hadiah.

Hal ini membuat Electronic Sports League (ESL) yang merupakan salah satu perusahaan eSport terbesar didunia, mulai tertarik dengan Indonesia. ESL menggandeng Salin Group untuk menggelar salah satu turnamen bergengsi, grand finals ESL Indonesia Championship. Dua jenis game yang akan di pertandingkan adalah Dota 2 dan Arena of Valor (AOV), dengan total delapan team yang akan hadir. Event ini akan berlangsung pada 29 dan 30 Maret 2019.

Event yang kedua adalah ESL Clash of Nation. Event berskala Asia Tenggara yang mempertandingkan para team handal antar negara. Hadiah yang dipersiapkan hingga 50 ribu USD. Enam team terbaik dalam game AOV akan memperebutkan hadiah ini. Indonesia berhak untuk mendapatkan 2 team untuk maju dalam kompetisi ini. Mereka akan melawan 4 team dari Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Singapura. Babak kualifikasi untuk setiap negara sudah diadakan secara online pada 23 dan 24 Februari 2019 lalu. Menurut Nick Vanzetti yang merupakan Senior Vice President ESL Asia-Pacific, ajang ini merupakan kesempatan bagi atlet Indonesia untuk unjuk kemampuan mereka pada dunia.

“Kami berkeinginan untuk membuka peluang bagi tim terbaik Indonesia untuk bertanding dengan juara-juara di Asia Tenggara. Kami ingin memberi kesempatan pada setiap level untuk berkompetisi dan Clash of Nations adalah puncaknya,” kata Nick dalam pers conference di Jakarta baru-baru ini.

Sementara Fierman Authar yang merupakan Head of Consumer Engagemeng Corporate Indofood mengucapkan bahwa pihaknya sangat bangga karena bisa menjadi salah satu pioner pengembangan eSport Indonesia. Dia berharap agar para atlet bisa menorehkan prestasi di ajang Internasional dan terus membawa Indonesia maju.

“Kami bangga dipercaya untuk bekerjasama membawa dan menyelenggarakan ESL Clash of Nations 2019–Arena of Valor, kompetisi top level esports pertama dan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Bagi kami, esports merupakan cabang olahraga elektronik yang digemari oleh generasi muda dan perlu terus kita dorong perkembangannya,” katanya.

Total hadiah untuk kedua ajang yang akan diadakan akhir bulan ini mencapai 150ribu USD atau 2,2 miliar Rupiah. Selaen turnamen, ada berbagai ajang menarik lainnya seperti cosplay dan bertemu atlet idola mereka. Harga tiket masuk untuk menontonnya hanya 30.000 Rupiah untuk satu hari dan 150.000 Rupiah tiket premium tiga hari. Tiket bisa tersedia diberbagai online shop.

Leave A Reply

Your email address will not be published.