Ultimate magazine theme for WordPress.
BTC
$13,005.88
+0.55%
ETH
$412.95
+0.05%
LTC
$55.87
+2.08%
DASH
$72.83
-1.95%
XMR
$126.22
+1.96%
NXT
$0.01
0%
ETC
$5.78
-1.9%
DOGE
$0.00
-1.87%
ZEC
$62.83
-2.18%
BTS
$0.02
0%
DGB
$0.02
-3.33%
XRP
$0.26
-0.93%
BTCD
$32.67
PPC
$0.22
-0.94%
CRAIG
$0.00
XBS
$0.03
0%
XPY
$0.06
0%
PRC
$0.01
0%
YBC
$1,228.02
0%
DANK
$0.00

Guardiola Hanya Ingin City Kalahkan Arsenal

51

beritabolaharian ,LONDON – Pep Guardiola sudah ingin melupakan gelar Liga Primer Inggris musim ini. Secara ksatria ia mengakui tantangannya sebagai pelatih Manchester City sudah selesai dan ingin melupakan rivalitas dengan Liverpool. Fokusnya kini hanya tertuju bagaimana bisa mengalahkan Arsenal.

Ya, pertemuan dengan Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (15/12/2019) malam, dinilai lebih penting. Guardiola juga menyebut kalau melawan The Gunners akan jadi ujian tersendiri buat anak asuhnya.

Sebagai pelatih Guardiola sangat realistis dengan capaian yang ditunjukkan Liverpool. Saat ini selisih timnya dengan anak asuh Juergen Klopp berjarak 17 poin dan tak pantas lagi kalau dirinya memikirkan bagaimana caranya mengejar trofi ketiga secara beruntun.

Guardiola saat ini berada di musim keempatnya di Etihad Stadium. Itu berarti ia menyamai masa jabatannya seperti di klub sebelumnya, Barcelona dari 2008-09 hingga akhir 2011-12.

Mantan bos Bayern Munich membantah laporan minggu ini bahwa kontraknya di City, yang berakhir pada 2021, memiliki klausa istirahat di akhir musim ini dan telah berbicara tentang kemungkinan tetap berada di luar kesepakatannya saat ini. “Tantangannya sudah selesai bagi saya, untuk datang ke sini dan mencoba bermain seperti yang kami lakukan di Barcelona dan Bayern Munich,”.

“Itu adalah tantangan besar dan, pada akhirnya, di Inggris kami bisa bermain seperti yang kami inginkan dan kami memenangkan cukup banyak gelar. Mengingat kesulitan liga ini, tujuh gelar dalam tiga musim tidaklah buruk,” sambungnya.

“Sekarang tantangannya adalah mempertahankan apa yang kami lakukan di awal dan kami telah sedikit berjuang, terutama karena kami memiliki lawan yang tidak kehilangan poin. Jika mereka kehilangan poin, kami akan lebih dekat tetapi kami sangat jauh,” beber Guardiola.

Leave A Reply

Your email address will not be published.