Ultimate magazine theme for WordPress.
BTC
$6,468.08
+1.99%
ETH
$132.92
+0.56%
LTC
$38.99
+0.46%
DASH
$65.44
+1.02%
XMR
$47.09
-0.06%
NXT
$0.01
0%
ETC
$4.93
-0.2%
DOGE
$0.00
+3.02%
ZEC
$30.49
+0.56%
BTS
$0.02
+491.72%
DGB
$0.00
-1.75%
XRP
$0.17
+0.46%
BTCD
$16.25
PPC
$0.18
+3.99%
CRAIG
$0.00
XBS
$0.01
XPY
$0.03
0%
PRC
$0.00
0%
YBC
$809.16
0%
DANK
$0.00

Liverpool Membantai Everton – Supremasi Pemuncak Klasemen

17

beritabolaharian.com – Liverpool kembali mendominasi Liga Primer Inggris dengan mengalahkan Everton dini hari tadi (5/12/2019). Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 5-2, dengan sumbangan dua gol dari Divock Origi, dan masing-masing satu gol dari Xherdan Shaqiri, Sadio Mane, dan Georginio Wijnaldum. Sedangkan Everton hanya mampu mencetak dua gol yang tercipta pada babak pertama melalui Michael Keane dan Richarlison.

The Reds Tampil Tanpa 4 Pemain Kunci di Starting XI

Banyak orang yang mengira bahwa pundi-pundi kekuatan The Reds akan berkurang lantaran kiper utamanya Alisson terkena sanksi kartu merah. Selain itu Fabinho juga menderita cedera dan akan membuat pemain kunci lini tengah menjadi berkurang.

Namun siapa sangka, Jurgen Klopp dengan santainya mencadangkan dua duet lini depannya Mohamed Salah dan Roberto Firmino, dan meraih kemenangan dengan sangat mudah.

Jalannya Pertandingan

Liverpool terlihat begitu mendominasi sejak babak awal pertandingan hingga unggul dengan skor 4-2 pada babak pertama. Sadio Mane yang mengacak-acak lini belakang musuh dan memberikan dua umpan assist yang terukur kepada Divock Origi dan Xherdan Shaqiri yang berbuah gol.

Kendati Everton berhasil mencetak satu gol melalui Michael Keane, namun dengan cepat The Reds mengambnil alih kontrol permainan dengan gol lanjutan dari Divock Origi yang mengontrol bola umpan dari Dejan Lovren. Dan Liverpool menunjukkan serangan spesialisnya yakni counter-attack ketika Trent Alexander-Arlond berhasil menghalau bola dan langsung memberikan umpan kepada Sadio Mane di lini depan.

Richarlison mengambil kesempatan emas mencetak gol ketika Liverpool sibuk menyerang dan memberikan sisi kosong dilini belakang yang langsung di eksploitasi. Namun dalam kenyataannya Everton tidak pernah dianggap serius bisa mengejar ketertinggalan mereka di babak pertama.

Memasuki babak kedua, kesempatan mencetak gol banyak sekali dilewatkan oleh kedua tim, terjadi aksi adu serangan yang sangat intens. Menambah luka yang mereka derita, Georginio Wijnaldum mencetak gol pada masa injury time hingga skor berakhir 5-2.

marco silva

Masa Depan Manajer Everton Terancam

Pertanyaannya sekarang, saat ini Everton berada di zona degradasi dengan raihan hanya 14 poin dan menduduki peringkat ke-18, selama apa Silva dapat bertahan, dengan kondisi musuh berat di pertandingan selanjutnya. Sudah dalam jadwal mereka akan menjamu Chelsea di Goodison Park pada hari Sabtu nanti.

Manajer berusia 42 tahun ini sedang sekarat posisinya, dan kegagalan telak kali ini hanya akan mempercepat keluarnya ia dari Goodison Park.

Ini hanya melawan Liverpool yang tidak menggunakan 50% dari kekuatan penuhnya, tetapi Everton dengan mudahnya di lindas dengan dua gol dalam waktu 17 menit.

Taktik defensif Silva yang mengkombinasikan 5 orang pemain di acak-acak oleh Mane sendirian, dan hal itu membuatnya mengganti bek Djibril Sidibe sebelum babak pertama usai dengan Bernard, penyerang dari Brazil.

Kekacauan di kubu Everton terjadi saat gol kedua dari Shaqiri, yang membuat Sidibe, Mason, Tom Davies, dan Keane saling menyalahkan. Ditambah gol ketiga dari Origi juga membuat Holgate dan Lucas Digne beradu mulut di lapangan. Suasana di lini tengah dan lini belakang Everton kacau total.

Leave A Reply

Your email address will not be published.