Ultimate magazine theme for WordPress.
BTC
$6,120.93
+1.21%
ETH
$128.39
+2.26%
LTC
$38.30
+3.32%
DASH
$63.51
+1.91%
XMR
$46.14
-0.22%
NXT
$0.01
0%
ETC
$5.02
+7.57%
DOGE
$0.00
+2.6%
ZEC
$29.47
+1.06%
BTS
$0.02
0%
DGB
$0.00
-1.24%
XRP
$0.17
+0.23%
BTCD
$15.38
PPC
$0.16
CRAIG
$0.00
XBS
$0.01
0%
XPY
$0.03
0%
PRC
$0.00
0%
YBC
$765.80
0%
DANK
$0.00

Pertarungan sengit Marquez vs Dovizioso di GP Qatar

59

Pertarungan sengit Marquez vs Dovizioso di GP Qatar – Andrea Dovizioso menyanjung aksi dan keberanian Marc Marquez saat berduel di tikungan terakhir MotoGP Qatar. Kemenangan yang didapat jadi terasa lebih manis untuk Dovi.

Saat menyentuh garis finis, selisih waktu antara Dovizioso dengan Marquez hanya 0,023 detik. Di lap terakhir MotoGP Qatar, kedua rider itu terlibat pertarungan sengit dengan berulang kali saling salip.

Meski ini bukan kali pertama terjadi duel di tikungan terakhir dengan Marquez, Dovi tetap menyanjung tinggi rider asal Spanyol itu. Disebutnya, cuma Marquez yang bisa melakukan aksi tersebut.

Pertarungan sengit Marquez vs Dovizioso di GP Qatar

“Pada akhirnya dia berhasil menyalip saya, tapi dengan gayanya yang khas itu. Dia sangat bagus dalam upaya melakukan overtake, juga saat dia bahkan tak punya kecepatan yang sama (dengan rival). Tapi saya langsung bisa membalasnya karena akselerasi saya sangat bagus,” ucap Dovizioso usai balapan.

“Menyenangkan bisa finis seperti ini, menghadapi sang juara. Tapi Marc memang mampu melakukan itu, pada situasi di mana orang berpikir tak akan melakukannya. Dalam situasi yang sangat sulit, dia selalu ingin mencoba. Dalam situasi seperti itu, semua pebalap akan berpikir bertahan di belakang saya dan memilih finis kedua.”

Dilanjutkan Dovi, Marquez adalah tipe pebalap yang berani mengambil risiko dan selalu mencoba mengoptimalkan kemampuan damn motornya hingga batas maksimal.

“Sulit untuk dijelaskan. Saat Anda ada di belakang pebalap lain, Anda harus mengambil risiko untuk melakukan pengereman keras, ban depan terkunci, juga ban belakang, tidak membuat kesalahan dan tetap berada di sisi dalam tikungan. Itu sangat sulit.”

“Anda merasakan takut. Anda akan merasa ‘saya tak bisa melakukan itu’. Saya pikir Marquez punya sesuatu yang lebih dari itu dan bisa mengoptimalkan hal lebih banyak di banding kami dalam situasi seperti itu. Jadi dia mengambil risiko, tapi di banyak kesempatan dia tampil bagus saat mencoba mencapai batas kemampuan,” papar Dovizioso

Saat menyentuh garis finis usai menuntaskan 22 putaran, Marc Marquez hanya kalah cepat 0,023 detik dari Andrea Dovizioso yang jadi pemenang. Tipisnya selisih waktu mereka merangkum duel sengit yang terjadi di atas lintasan Sirkuit Losail.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.