Ultimate magazine theme for WordPress.
BTC
$9,258.29
+0.44%
ETH
$239.95
+0.39%
LTC
$44.82
+1.43%
DASH
$72.17
+0.85%
XMR
$69.71
+2.2%
NXT
$0.01
0%
ETC
$6.46
+0.23%
DOGE
$0.00
+2.29%
ZEC
$56.66
+2.2%
BTS
$0.03
0%
DGB
$0.02
+1.04%
XRP
$0.20
+0.45%
BTCD
$23.26
PPC
$0.27
CRAIG
$0.00
XBS
$0.02
XPY
$0.05
0%
PRC
$0.01
0%
YBC
$25.92
0%
DANK
$0.00

Selebrasi gol Gareth Bale yang memprovokasi 

66

Selebrasi gol Gareth Bale yang memprovokasi  – La Liga Spanyol dikabarkan meminta Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk memberi sanksi kepada pemain Real Madrid, Gareth Bale karena sikap provokatif saat ia merayakan gol ke gawang Atletico Madrid.

Dilansir dari BBC, salam petandingan yang berlangsung di Wanda Metropolitano, Bale mencetak gol ketiga bagi timnya di menit yang ke-47. Gol itu juga menjadi golnya yang ke-100 untuk Los Blancos.

Selebrasi gol Gareth Bale yang memprovokasi 

Usai membobol gawang Atletico, Bale berlari ke sudut kanan pertahanan Atletico dan melakukan selebrasinya. Ia memberi gesture tidak mendengar keriuhan suporter lawan dan seolah menantang pendukung lawan agar lebih berisik.

Sayangnya, Bale membuat selebrasi dengan gerakan yang dianggap ofensif di Spanyol. Ia mengangkat dan melipat lengannya kemudian menimpanya dengan tangan yang lain.

UEFA kabarnya berusaha meredam selebrasi berbau ekspresi provokatif seperti itu di Liga Champions dengan teknologi video assistant referee. Namun di La Liga, VAR belum digunakan sejauh itu.

Badan penyelenggara La Liga mengatakan pada Kamis (14/2/2019) bahwa Bale telah memprovokasi pendukung tuan rumah saat selebrasi golnya pada menit ke-73.

Liga mengatakan dalam sebuah pernyataan pihaknya akan merujuk insiden itu kepada komite kompetisi federasi sepakbola Spanyol (RFEF), yang kemudian akan memutuskan apakah penyerang asal Wales itu harus dihukum.

Pernyataan itu mengatakan Bale, yang mencetak gol ketiga Madrid telah mengangkat lengan kanannya di dekat kepalanya dengan tanda provokasi yang jelas kepada para penggemar tuan rumah.

“Kemudian memberi isyarat yang bisa dilihat sebagai tak senonoh dan menghina dengan melipat lengannya dan memukulnya dengan tangannya sisi lain,” demikian pernyataan tersebut.

Perayaan Bale telah ditafsirkan di Spanyol sebagai gerakan ofensif yang dikenal dengan bahasa sehari-hari sebagai ‘corte de mangas’, seperti mengacungkan jari tengah.

Liga menambahkan bahwa sejak Februari 2018, setiap “perayaan gol ofensif yang dapat menyebabkan ketegangan di antara para pendukung atau yang bertentangan dengan sportivitas yang baik” akan dirujuk ke komite kompetisi.

Wasit yang bertugas tak memberi catatan apapun tentang perilaku Bale dalam pertandingan. Karena itu, penyelidikan sepenuhnya murni merupakan inisiatif La Liga untuk menciptakan sepakbola yang aman dan damai.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.